A huge collection of 3400+ free website templates JAR theme com WP themes and more at the biggest community-driven free web design site
Home / GARBI INDONESIA / GARBI menjawab tudingan ricecooker dengan aksi

GARBI menjawab tudingan ricecooker dengan aksi

IMG-20181010-WA0107

GARBI; Melangkah dari Retorika dan Perdebatan Menuju Penerapan dan Aksi
By: Nandang Burhanudin
*****
LIPUTANPOLITIK.COM
Mewaspadai GARBI, memetaforakan dengan ricecooker, hingga tuduhan mirip PKI adalah ujian awal dalam menaati konsensus untuk melangkah dari retorika dan perdebatan menuju penerapan dan aksi.

(2)
Fokus pada rencana-rencana besar, dapat mengalinasi syahwat “ana khairun minhu”. Hentikan perdebatan di masa lalu. Hilangkan trauma persepsi. Hadirkan diri untuk memberikan pencerahan bagi umat dan bangsa. Tidak lagi meladeni perdebatan omdo.

(3)
Memahami kesalahan di masa lalu itu perlu, untuk kemudian mengkontribusikan cahaya sekecil apapun di masa kini. Ingat sabda baginda, “Jagalah apa yang bermanfaat bagimu. Mohon pertolongan kepada Allah. Jangan lemah.”

(4)
Fokus pada realisasi cita-cita besar akan mengeleminasi syahwat untuk selalu membicarakan kesalahan pihak lain. Hisab akhirat bersifat personal. Maka menajamkan sifat-sifat ahli surga harus menjadi pedoman anggota GARBI: salamatusshadr (hati lapang), samahah (toleran), dan menjauhi sikap reaktif.

FB_IMG_1539514370395

(5)
Persisten pada rencana aksi akan menghindari jebakan perdebatan yang rumit. Fenomena sosok-sosok yang dipandang tokoh, tapi menampilkan perilaku Kaku, Keras, Kasar, pasti akan banyak menyia-nyiakan limpahan potensi kebaikan. Mohon jangan ditiru. Itu ujian keimanan.

(6)
Karakter kaku, keras, kasar hanya melahirkan kisruh, debat tak sehat, semakin memperlebar jarak dan merugikan umat. Padahal andai saja mau menurunkan ego sedikit, insan-insan GARBI adalah WNI yang punya hak pilih 2019. Entah apa yang dicari, kepuasan melampiaskan kebencian bukan kemenangan.

(7)
Jadi melangkah dari perdebatan dan retorika, adalah tafsir falsafi dari nasihat: “Menjaga martabat diri dalam pertempuran yang pabling bejat.” Semoga dipahami.

FB_IMG_1538811413988

(8)
Mari menjaga marwah diri. Tiak perlu over akting, biasa saja. Sebab kecenderungan hati tiap orang berbeda. Tidak memaksakan atau dipaksakan. Perdebatan tak ilmiah, tuduhan tak mendasar, tak bisa mengubah apapun. GARBI siap berteman dengan siapapun. Katakan, “Uhibbukum Fillah… dan segala persekusimu membuat cinta padamu makin merekah.”.

IMG-20181015-WA0013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *