A huge collection of 3400+ free website templates JAR theme com WP themes and more at the biggest community-driven free web design site
Home / Sport / Jelang semifinal Liga Desa seri Takalar kisruh, dua tim di gugurkan.

Jelang semifinal Liga Desa seri Takalar kisruh, dua tim di gugurkan.

IMG-20180908-WA0066

LIUTANPOLITIK.COM
TAKALAR – Liga Desa Nusantara seri Kabupaten Takalar memasuki laga laga pamungkas pencarian sang jawara sepakbola ranah desa.

Sayang, Laga terakhir lanjutan babak delapan besar berakhir ricuh. Kericuhan terjadi Dilapangan Bontolebang Galesong Utara sabtu 8/9.

Musababnya, tiga kesebelasan hadir bersamaan untuk melakoni laga delapan besar. Ketiga tim tersebut adalah tim Desa Tamasaju, Desa Bontolebang, dan Desa Sawakung.

Desa Sawakung dan Desa Tamasaju masing menklaim berhak lolos ke delapan besar menhadapi tim Desa Bontolebang.

IMG-20180908-WA0064

Tak pelak, panitia pelaksana dibantu aparat keamanan terjun langsung menengahi ketiga kesebelasan.

Menjadi riuh, karena suporter ketiga kesebelasan ikut menyuarakan argumentasinya. Jadilah semakin runyam.

Kericuhan berawal tim Sawakung yang tidak menunjukkan identitas Kartu keluarga Asli atau identitas lain, panitia sudah beberapa kali memberi waktu untuk kelengkapan berkas. Tapi tidak di gubris. Tim Tamasaju mendesak untuk menggugurkan tim Sawakung.

” kembali ke aturan awal, tim menyetor kelengkapan berkas asli pemain. Namun disayangkan tidak ditemui kata sepakat. Maka kedua tim di gugurkan ” ungkap asisten ketua panitia Aspar Mutaaly.

IMG-20180901-WA0015

Dengan demikin tim desa Bontolebang melengkapi kontestan semifinal. Setelah di pertandingan sebelumnya Tim Pattallassang membekuk tim Desa Kalebentang dengan skor tipis 1-0.

Babak semifinal liga desa nusantara seri Takalar akan mempertemukan Parma Parangmata versus Desa Bontomarannu dan Tim Pattallassang berhadapan tim Bontolebang.

Babak semifinal akan di helat di Lapangan Bontolebang kec Galesong Utara Ahad 9/9. /ady

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *