A huge collection of 3400+ free website templates JAR theme com WP themes and more at the biggest community-driven free web design site
Home / Anis matta / Kepemimpinan Anis Matta (37)

Kepemimpinan Anis Matta (37)

Oleh: Erizal

Liputanpolitik.com,- Nasional. Seorang anggota Majelis Syuro bercerita kepada saya. Ia mengaku pernah bertanya langsung kepada Ketua Majelis Syuro tentang rumor Anis Matta adalah agen (intel) yang disusup ke dalam PKS. Ketua Majelis Syuro tegas menjawab, tidak yakin dengan rumor itu. Tapi, anggota Majelis Syuro ini heran, kenapa rumor seperti itu tetap beredar di internal? Mirip rumor Anis Matta-lah yang memenjarakan LHI.

Saya sendiri juga disebarkan dan banyak teman-teman yang tahu persis, dari mana asal-muasal rumor itu. Atau, seperti ketua yang katanya dai se-Indonesia, bergelar profesor pula, tapi menyebarkan tulisan tak jelas dari penulis tak jelas yang menyudutkan dan memfitnah Anis Matta secara vulgar. Pertanyaannya, kok bisa tersebar sementara Ketua Majelis Syuro sendiri tak yakin dengan rumor itu? Ini yang membuat ia tak habis pikir.

Maka, tulisan Anis Mata, “Orang Lain di Tengah Kita” yang termuat dalam buku, “Dari Gerakan Menuju Negara” seperti pisau bermata dua. Ia yang membuat, ia pula yang “dituduh” sebagai orang lain itu. Di awal-awal rezim ini, tulisan itu masif disebarkan justru untuk menyudutkan Anis Matta sendiri. Persis seperti tulisannya yang lain, “Mengelola Ketidaksetujuan terhadap Hasil Syuro” yang termuat dalam buku, “Menikmati Demokrasi”.

Seolah-olah sikap Anis Matta sekarang adalah sikap karena ketidaksetujuannya terhadap hasil syuro tanpa peduli konteksnya apa? Ini memang bukan kerja-kerja khas organisasi dakwah yang mengedepankan tabayun, ukhuwah, dan lain-lain. Kalau tulisan yang pertama sudah tak masif lagi disebar, yang kedua, masih sering beredar untuk membungkam orang yang katanya loyalis Anis Matta. Entah siapa?

Ada juga, petinggi wilayah yang pernah saya dengar bercerita. Ia tiba-tiba ingin ke rumah Ketua Majelis Syuro. Di depan rumah, ia bertanya kepada penjaga, apakah beliau ada di rumah? Penjaga menjawab ada, dan sedang ada tamu, serta menyebutkan nama tamu itu yang ia sudah akrab di dunia intelijen. Ia langsung saja balik kanan dan menyimpulkan sendiri apa yang harus ia simpulkan.

Bahwa ada komunikasi antara Ketua Majelis Syuro dengan tamu itu dan memang wajar karena ia juga salah seorang pengurus pada lembaga tinggi partai. Seperti kata ceramah berinisial TJ yang sempat beredar di publik, bahwa beliau adalah orang yang termasuk berjasa bagi partai karena ilmu-ilmunya. Jadi, wajar. Teman itu menyimpulkan, saya juga bisa menyimpulkan sendiri dan mungkin mengubah sudut pandang yang selama ini kurang pas.

Ini cerita ketiga, dari seorang teman, yang mengaku heran karena mengamati Ketua Majelis Syuro saat berada dalam satu forum dengan Anis Matta. Tapi saat berada di belakang Anis Matta, komentarnya tentang Anis Matta seperti berbeda atau bertolak belakang. Di depan Anis Matta puja-puji atau mungkin basa-basi begitu bagus dan lancar, tapi di belakang tidak seperti itu.

Saya mendengarkan saja cerita ini, ia bercerita penuh dengan kehati-hatian dan keheranan, tapi poinnya ia merasakan atau menyaksikan langsung. Mungkin itulah makna dari ungkapan Anis Matta suatu kali. “Biarkan ia menganggap kita seorang politisi, bukan murid. Tapi selamanya kita akan tetap menganggapnya sebagai seorang guru, bukan politisi.” Entahlah, kalau saya salah? Tapi cerita ini seperti menggenapkan cerita-cerita sebelumnya.

Tiga cerita di atas, menandakan saya akan masuk pada fase pencapresan. Seperti saya katakan sebelumnya, fase ini adalah fase yang paling menarik dan panjang. Karena fase ini sudah digarap di internal PKS jauh-jauh hari dengan mengadakan pemilu internal pencapresan.

Energi seperti tercurah ke situ semua, tapi akhirnya gagal juga walau sudah mengantongi rekomendasi dari GNPF Ulama. Dan menariknya, GNPF Ulama justru merekomendasikan Ketua Majelis Syuro, Salim Segaf Al-Jufri sebagai cawapres Prabowo. Satu-satunya dari unsur parpol, padahal tak pernah sekalipun tampil berbicara di hadapan publik terkait aksi umat Islam 411 dan 212, sejak awal. AJM/RedLP.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *